BerandaBeritaRapat Komisi XII DPR RI & PT Esun di Batam Beraroma Misteri!

Rapat Komisi XII DPR RI & PT Esun di Batam Beraroma Misteri!

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Rapat kunjungan kerja (kunker) Komisi XII DPR RI dengan pihak perusahaan importir limbah elektronik, PT Esun Internasional Utama Indonesia, di Batam berlangsung secara tertutup dan rahasia. Pertemuan yang digelar di salah satu hotel mewah di kawasan Harbour Bay, Batam, pada Rabu (29/10/2025) tersebut dijaga ketat dan menolak kehadiran jurnalis yang hendak meliput.

Pantauan di lokasi, sejumlah petugas dari pihak perusahaan dan staf berjaga di area meeting room lantai tiga Hotel Marriott. Jurnalis yang mencoba masuk untuk meliput mendapatkan penolakan tegas dari dua orang staf perempuan berbaju putih yang mengaku dari PT Esun Internasional Utama.

Kedua staf tersebut dengan nada ketus menegaskan bahwa rapat tersebut bersifat “privasi dan rahasia”serta dilarang untuk diliput oleh media, terutama wartawan lokal.

“Selain yang sudah terdaftar di daftar undangan, tidak boleh ikut. Mohon maaf, pertemuan ini bersifat privasi dan rahasia tidak untuk diliput media,” ujar salah satu petugas penerima tamu dari PT Esun.

BACA JUGA:  KJRI Johor Bahru Pulangkan 166 WNI/PMI dari Malaysia

Bahas Pengelolaan Limbah B3

Rapat penting ini dihadiri oleh 15 anggota Komisi XII DPR RI, didampingi 7 staf pendukung dari legislatif, serta jajaran pejabat dari kementerian terkait. Pejabat yang hadir di antaranya Dirjen Gakkum Kementerian ESDM RI dan Deputi Bidang Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dari Badan Pengelola Lingkungan Hidup (BPLH) RI, serta jajaran direksi PT Esun.

Anggota Komisi XII DPR RI, Muhammad Rohid dari Fraksi Partai Gerindra, Daerah Pemilihan Riau II, membenarkan bahwa pembahasan utama adalah mengenai pengelolaan Limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) oleh PT Esun selama satu dekade terakhir.

“Tadi pembahasannya soal pengelolaan limbah B3, data operasional, dan sejauh mana penanganannya selama ini. Tapi soal hasil rapat, belum diputuskan. Masih dibahas di dalam,” ujar Rohid singkat saat ditemui di lobi hotel, menunjukkan sikap enggan untuk berkomentar lebih jauh.

Rohid juga menambahkan bahwa status perizinan PT Esun saat ini masih menjadi sorotan dan sedang dalam proses pendalaman oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

BACA JUGA:  Hang Nadim: Bandara Sumatera Pertama Raih ACI Level 2

Timbulkan Pertanyaan Publik

Pertemuan tertutup ini menimbulkan sejumlah pertanyaan publik. Isu impor limbah elektronik selama ini kerap menuai kritik keras karena berpotensi besar mencemari lingkungan dan melanggar ketentuan pengelolaan limbah berbahaya di Indonesia.

Penolakan keras terhadap jurnalis yang hendak meliput, bahkan dengan penegasan bahwa pertemuan tersebut bersifat rahasia, semakin memperkuat dugaan publik atas potensi masalah yang dibahas di dalamnya. Sejumlah jurnalis yang mencoba melakukan peliputan di area hotel bahkan sempat diminta menyerahkan surat izin dan diminta meninggalkan area pertemuan oleh pihak keamanan hotel.

[kang ajank nurdin]

Latest articles

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

More like this

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...