TerasBatam.id: Presiden Joko Widodo meresmikan berdirinya Kantor Pusat Dewan Mesjid Indonesia (DMI), Jumat (24/12/2021). Gedung setinggi 9 Lantai tersebut berada di jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, berdiri diatas lahan rampasan BLBI yang telah disita negara.
Prosesi peresmian didahulu dengan pidato singkat dari Ketua DMI Jusuf Kalla yang juga Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 terkait bagaimana perjuangan DMI setelah 50 tahun berdiri belum memiliki Gedung kantor sendiri.
“selama saya memimpin sudah 5 kali pindah kantor pak Presiden,” kata Jusuf Kalla seperti yang disiarkan dalam tayangan youtube Biro Pers Istana Presiden.
Atas prakarsa Jusuf Kalla ketika masih menjabat Wapres, pembangunan Gedung Kantor DMI mulai dirintis pada tahun 2018 lalu. Ditunjuk sebagai Ketua Pembangunan Gedung DMI Menteri Komunikasi dan Informasi saat itu Rudiantara yang juga Wakil Ketua DMI.
“Saya berterima kasih dengan bapak Presiden yang telah memberikan lahan hibah ini kepada DMI. Berkat tanda tangan beliau Gedung DMI ini dapat terwujud,” kata Jusuf Kalla.
Kemudian Jusuf Kalla bercerita bagaimana DMI nantinya akan membuat sejumlah program dalam penataan manajemen masjid di Indonesia, masjid juga harus memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya.
“Saat saya bertemu dengan Raja Salman (Raja Arab Saudi) saya sampaikan bahwa jumlah Mesjid dan Musholla di Indonesia ini ada sebanyak 800 ribu. Raja Salman mengulangi pernyataan saya kepada penterjemahnya, kemudian penterjemah mempertegas bahwa jumlahnya 800 ribu, bukan 8 ribu. Memang kita yang terbanyak di dunia,” kata Jusuf Kalla.
Sementara itu Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengakui bahwa saat masih didampingi oleh Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden memang telah disampaikan mengenai DMI yang sudah 50 tahun berdiri belum memiliki Gedung kantor sendiri.
“saya rasa memang cocok berada di Jalan Matraman ini, banyak kantor ormas Islam berada sekitar sini, ada Himpunan Persaudaraan Haji Indonesia, ada Majelis Ulama Indonesia, ada Kantor PBNU. Lahan ini memang pilihan pak Jusuf Kalla. Lahan sitaan dari BLBI yang telah diambil alih oleh Menteri Keuangan,” kata Jokowi.
Saat penutupan acara yang diisi dengan doa yang disampaikan oleh Ustadz Das’ad Latief, diawali dengan cerita bagaimana seorang anak muda yang belajar agama kemudian menjadi jamaha di sebuah masjid dengan seorang imam seorang anak muda yang juga baru belajar.
Cerita tersenyum diperhatian dengan seksama oleh Jokowi sambil tersenyum-senyum.


