BerandaEkonomiPLN Batam Tambah Kapasitas Pembangkit 100 MW

PLN Batam Tambah Kapasitas Pembangkit 100 MW

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.id: PLN Batam terus berupaya meningkatkan ketahanan energi di Batam untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital yang pesat. Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan amandemen kontrak dengan PT Maxpower Indonesia pada 10 Januari 2024 lalu, yang meningkatkan kapasitas Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) sewa di Batam dari 50 MW menjadi 150 MW.

Penambahan kapasitas sebesar 100 MW ini akan dialokasikan di dua lokasi, yakni 60 MW di Sagulung dan 40 MW di Sekupang. Direktur Utama PT PLN Batam, M. Irwansyah Putra, menjelaskan bahwa penambahan kapasitas ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan listrik yang semakin meningkat, terutama untuk mendukung pembangunan data center di Batam.

“Dengan penambahan kapasitas ini, kami yakin Batam akan semakin menarik bagi investor data center,” ujar Irwansyah.

Lebih lanjut, Irwansyah juga menyampaikan bahwa PLN Batam telah berhasil menyediakan cadangan daya listrik sebesar 20% pada pergantian tahun 2025. Hal ini menunjukkan komitmen PLN Batam dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Batam.

BACA JUGA:  Kepri di Jalur Cepat: Membedah Kekuatan Ekonomi di Gerbang Sumatera

PT PLN Batam dan PT Maxpower Indonesia resmi menandatangani amandemen kontrak untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) sewa di Batam, yang meningkatkan kapasitas dari 50 MW menjadi 150 MW.

Irwansyah Putra menyampaikan bahwa perkembangan ekonomi digital yang pesat di Indonesia telah mendorong lonjakan investasi dalam infrastruktur digital, khususnya di Kota Batam.

“Pembangunan data center saat ini menjadi kebutuhan banyak negara dan perusahaan, mengingat perlunya lahan, sumber listrik, dan air untuk membangun sistem penyimpanan data digital,” ujarnya.

Dia menuturkan dalam penandatanganan amandemen ini, Maxpower Indonesia akan menambah kapasitas pembangkit tambahan sebesar 100 MW, yang terbagi menjadi dua lokasi: 60 MW di Sagulung dan 40 MW di Sekupang. Capacity Factor (CF) ditetapkan sebesar 70% dan heatrate rata-rata 9.431 Btu/kWh.

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...