BerandaBatam RayaPLN Batam dan Apindo Perkuat Sinergi Hadapi Kenaikan Tarif Listrik

PLN Batam dan Apindo Perkuat Sinergi Hadapi Kenaikan Tarif Listrik

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID: PT PLN Batam bersilaturahmi dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Batam dan Kepri di Menara Aria Harbour Bay, Batam, pada 15 Juli 2024. Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat hubungan baik dan membahas penyesuaian tarif (tarif adjustment/TA) PT PLN Batam yang berlaku sejak 1 Juli 2024.

Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Zulhamdi, bersama Manager Komunikasi dan TJSL Bukti Panggabean, disambut langsung oleh Stanly Rocky, Ketua DPP Apindo Kepulauan Riau, dan Rafki Rasyd, Ketua DPK Apindo Kota Batam.

Zulhamdi menjelaskan bahwa TA ditetapkan berdasarkan empat parameter: kurs, ICP, inflasi, dan HBA. Penyesuaian tarif ini perlu dilakukan karena belum pernah dilakukan sejak tahun 2017.

Menanggapi TA, Apindo memahami dan berharap PLN Batam dapat meningkatkan kualitas pelayanannya. Stanly Rocky, Ketua DPP Apindo Kepri, menekankan pentingnya pasokan listrik yang handal dan cadangan kapasitas listrik yang memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di Batam.

Zulhamdi menegaskan komitmen PLN Batam untuk menjaga mutu pelayanan dan pasokan listrik. “Kehadiran listrik sangat penting bagi pergerakan roda ekonomi. PLN Batam terus memastikan pelanggan dapat terus memperoleh listrik yang handal dan berkualitas,” ujarnya.

BACA JUGA:  Merawat Tradisi Budaya Melayu di Perbatasan, Perlombaan Perahu Kolek Jadi Tradisi Tahunan

Lebih lanjut, Zulhamdi menjelaskan bahwa PLN Batam tidak hanya mengandalkan pengoperasian pembangkit untuk memperkuat keandalan pasokan listrik, tetapi juga didukung dengan sistem jaringan kelistrikan yang memadai. Dengan adanya TA, PLN Batam akan terus memperkuat sistem kelistrikan Batam-Bintan untuk memberikan pelayanan kelistrikan yang optimal.

“Hal ini menjadi modal utama kami untuk memberikan pasokan listrik andal sekaligus mendukung kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” jelas Zulhamdi.

Menanggapi hal tersebut, Rafki Rasyid, Ketua APINDO Kota Batam, menyampaikan beberapa masukan untuk PLN Batam. Pertama, terkait keluhan pengusaha industri yang dimasukkan ke golongan bisnis, yang memberatkan mereka dalam pembayaran beban tarif dan tarif pajak penerangan jalan yang lebih tinggi.

Rafki meminta PLN Batam untuk mengecek kembali penggolongan tarif dan memastikan bahwa setiap pelaku usaha dikategorikan dengan tepat. Ia juga meminta PLN Batam untuk tidak mengarahkan pengusaha industri yang ingin memasang sambungan listrik baru ke golongan bisnis atau golongan lain yang tidak sesuai dengan jenis usahanya.

BACA JUGA:  Tekanan Inflasi Kepri Melandai, TPID Terus Sinergi Jaga Stabilitas Harga

“Penggolongan tarif yang tepat sasaran akan membantu meringankan beban pengusaha di tengah kenaikan tarif PLN Batam saat ini,” ujar Rafki.

Zulhamdi merespon masukan Rafki dengan baik dan berjanji akan membicarakannya dengan manajemen PLN Batam. “Intinya PLN Batam menghargai setiap masukan dari pelanggan dan akan selalu menjaga hubungan baik dan kualitas pelayanannya,” pungkas Zulhamdi.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara PLN Batam dan Apindo dalam menghadapi penyesuaian tarif listrik. Dengan komunikasi yang baik dan komitmen bersama, diharapkan dampak kenaikan tarif dapat diminimalisir dan tidak mengganggu roda ekonomi di Batam. (adv)

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...