TERASBATAM.ID – Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam mencatatkan performa keuangan yang impresif sepanjang tahun 2025. Instansi ini berhasil menghimpun penerimaan negara sebesar Rp 938,79 miliar, atau setara dengan 157,90 persen dari target awal yang ditetapkan sebesar Rp 594,55 miliar.
Lonjakan penerimaan ini didorong oleh pertumbuhan signifikan pada sektor Bea Keluar yang mencapai 146,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan nilai Rp 463,31 miliar. Selain itu, sektor Bea Masuk menyumbang Rp 401,84 miliar dan Cukai sebesar Rp 73,65 miliar.
“Capaian ini didukung melalui upaya ekstra dalam penegakan administrasi, termasuk instrumen Ultimum Remedium yang menyumbang Rp 7,01 miliar,” tulis Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Batam dalam laporan kinerjanya, Selasa (6/1/2026).
Di sisi pengawasan, Bea Cukai Batam memperketat celah penyelundupan di wilayah perbatasan. Sepanjang 2025, diterbitkan 2.261 Surat Bukti Penindakan (SBP), sebuah angka yang tumbuh 139,5 persen dibandingkan tahun 2024. Total nilai barang hasil penindakan mencapai Rp 243,21 miliar dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp 61,91 miliar.
Komoditas yang mendominasi penindakan antara lain 29,61 juta batang rokok ilegal senilai Rp 51,76 miliar serta ribuan liter minuman mengandung etil alkohol (MMEA).
Ketegasan juga ditunjukkan dalam pemberantasan Narkotika, Psikotropika, dan Prekursor (NPP). Melalui 62 kali penindakan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu, ganja, hingga ekstasi. Operasi ini diklaim berhasil menyelamatkan lebih dari 5,3 juta jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika serta menghemat biaya rehabilitasi kesehatan nasional hingga Rp 8,56 triliun.
Kendati memperketat pengawasan, Bea Cukai Batam tetap menjaga kualitas pelayanan publik. Hal ini dibuktikan dengan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) tahun 2025 yang mencapai skor 3,68 dari skala 4,00, atau masuk dalam kategori “Sangat Baik”.
Peningkatan ini tidak lepas dari intensitas komunikasi dengan pelaku usaha melalui 107 kegiatan Customs Visit Customer (CVC) untuk memastikan pelayanan yang responsif dan transparan. Ke depan, sinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah akan terus diperkuat guna menjaga kedaulatan ekonomi di wilayah strategis Batam.


