TERASBATAM.ID — Seorang pegawai toko swalayan 24 jam di kawasan Baganpete, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, menjadi korban penipuan dengan modus dugaan hipnotis pada Senin (27/10/2025) dini hari. Korban, Bastian, kehilangan telepon genggamnya setelah ditukar dengan gelang emas palsu yang disertai surat perhiasan senilai jutaan rupiah.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB. Menurut keterangan Bastian, pelaku awalnya datang dengan berpura-pura membeli rokok batangan dan meminjam pemantik api.
“Setelah itu, pelaku mulai mengajak mengobrol. Saya sempat meladeni obrolan dan keluar dari area etalase. Saya tidak ingat apa yang diobrolkan, seperti sedang linglung,” ujar Bastian.
Bastian menyebut percakapan dengan pelaku berlangsung sekitar 20 menit dan terasa akrab, meskipun ia tidak ingat detailnya. Modus penipuan kemudian dilancarkan ketika pelaku meminta izin meminjam telepon genggam milik korban.
“Pelaku bilang, ‘Tidak usah takut HP-mu aku bawa kabur. Emasku ini pegang,’ katanya,” cerita Bastian.
Setelah pelaku pergi, Bastian baru menyadari bahwa telepon genggamnya telah raib. Ia mendapati dirinya memegang dompet berisi gelang emas palsu dan surat yang tertera nilai Rp 4.400.000. Surat tersebut diduga dibuat palsu untuk meyakinkan korban agar tergiur dan percaya.
Bastian sempat berusaha mengejar pelaku, namun tidak berhasil. Pelaku diketahui mengendarai motor matik berwarna hitam dengan ciri-ciri berambut agak gondrong, mengenakan bendo hitam di kepala, celana jins biru, dan perawakan badan berisi dengan kulit sawo matang.
Bastian mengimbau masyarakat, khususnya para penjaga toko yang beroperasi hingga dini hari, untuk meningkatkan kewaspadaan. Modus penipuan ini kerap menyasar korban yang sedang mengantuk dengan pendekatan sok akrab dan banyak bertanya.
“Saya sadar HP hilang saat mau menonton YouTube. Warga harus hati-hati dengan modus emas palsu, pelaku beraksi dini hari, modus sok akrab dan banyak tanya. Dan korban lagi ngantuk,” tutupnya.
[dalil harahap]


