Nyoman Swarjoni Astawa: Konsumsi Listrik di Segmen Industri Mulai Naik

Direktur Utama PT Bright PLN Batam Nyoman S Astawa.

TerasBatam.id: Mulai bertugas di Batam 23 Maret 2021 lalu, namun pria asal Bali ini tergolong rajin bersilaturrahmi ke berbagai pihak. Baginya menjalin komunikasi adalah hal yang penting karena merupakan pintu untuk mencari masukan bagi perusahaan yang konsen memberikan pelayanan public seperti PT Bright PLN Batam, anak perusahaan PLN Persero yang kini dipimpin Nyoman Swarjoni Astawa.

Reporter www.terasbatam.id Winneke Asmeral bersama media lain berkesempatan untuk bertanya jawab dengan mantan General Manager PLN Unit Induk Jawa Timur yang mendatangi Kantor Perwakilan Ombudsman Kepri di Gedung Graha Pena, Jumat (27/08/2021) kemarin.

Astawa bercerita bagaimana kini konsumsi listrik di segmen industry di Batam mulai mengalami kenaikan, sebuah sinyal positif terhadap tanda-tanda kebangkitan ekonomi ditengah Pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.

Berikut petikan wawancara dengan Direktur Utama PT Bright PLN Batam Nyoman S Astawa disela-sela kunjungannya yang disebut sebagai bentuk “silaturrahmi”.

 

Akhir-akhir ini bapak sering berkunjung ke berbagai pihak , ada apa?

Itu adalah bagian dari bagaimana kami menjaga hubungan dengan stakeholder yang ada di Batam. Karena kami yakin melakukan kunjungan dan berkomunikasi yang baik akan berdampak baik bagi kita semua, khususnya bagi Bright PLN Batam.

Melalui kunjungan atau silaturrahmi ini kami akan mendapatkan banyak masukan tentang apa saja yang terjadi di masyarakat, apa saja isu yang terjadi di masyarakat, yang harus kami tanggapi sebagai perusahaan pelayanan public di Batam, Rempang dan Galang ini.

Kunjungan ini juga agar kami tidak ketinggalan informasi, jangan sampai kami terlambat melakukan perbaikan karena kami tidak mendapatkan informasi lebih awal.

Bagaimana dengan konsumsi listrik di industry di saat pandemic seperti saat ini?

 Saat ini alhamdulilah, masih ada penurunan di beberpa segmen turun, tetapi industry sudah mulai naik, kalau rumah tangga kan tahu sendiri saat ini semua bekerja dan belajar dari rumah, konsumsi rumah tangga naik dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan industry secara keseluruhan naik, walaupun dari beberapa segmen masih turun, ada yang naik, secara total industry konsumsinya sudah naik dibandingkan tahun lalu.

Apakah PLN ada memberikan stimulus kepada pelanggannya?

Kami akan menyesuaikan apa yang diberikan pemerintah  terhadap masyarakat melalui PLN Persero, cuma PLN Persero kan ditanggung pemerintah, sedangkan kami tetap melakukan yang sama, misalkan pelanggan 250 VA (konsumsi rumah tangga) kami berikan diskon sama seperti di persero (PLN Persero), tapi diskon itu kami tanggung sendiri, tidak ditanggung pemerintah, itu pelanggan yang butuh stimulus program diskon.

Tetapi untuk pelanggan yang lain seperti bisnis, jika industry atau usaha mereka terpaksa tutup karena kondisi pandemic ini sehingga tidak  bertahan, kami memiliki beberapa kebijakan.

Seperti pelanggan itu boleh berhenti sementara, jika tanpa program ini jika pelanggan berhenti dan akan menyambung aliran listrik lagi mereka harus bayar, tetapi sekarang ini kami izinkan mereka berhenti sementara, nanti jika pandemic berakhir, mereka ingin berusaha kembali maka tidak perlu bayar apa-apa, langsung sambung saja.

Ada juga program turun daya sementara, karena bisnisnya lagi turun, misalkan restoran yang dulu bisa menerima pengunjung 100 persen dan sekarang dibatasi karena PPKM, mereka juga bisa turun daya.

Kami berusaha memahami bagaimana kondisi pleanggan di sekitar kami, kami tidak ingin PLN hidup sendiri, kami ingin kita bersama-sama melewati masa pandemic ini.