TERASBATAM.ID – Geger kekerasan seksual kembali terjadi di India. Seorang perempuan lanjut usia (lansia) berusia 90 tahun menjadi korban pemerkosaan bergilir yang dilakukan oleh empat pria tak dikenal di kediamannya sendiri, di distrik Khandwa, India. Peristiwa nahas itu terjadi pada 4 Maret lalu, namun baru terungkap setelah perilaku mencurigakan putri korban saat membeli perban di apotek.
Menurut laporan Hindustan Times yang dikutip Jumat (13/3/2026), korban yang tinggal seorang diri di rumahnya yang berada di kawasan perkebunan sedang tertidur lelap ketika keempat pelaku yang menutupi wajahnya dengan masker masuk ke dalam rumah.
Mereka kemudian secara bergiliran melampiaskan nafsu bejatnya kepada nenek renta tersebut. Setelah puas, para pelaku berupaya menyingkirkan korban dengan cara menceburkannya ke dalam sumur. Namun, niat itu urung dilakukan karena para pelaku mendengar ada orang yang melintas di dekat lokasi.
Para pelaku kemudian meninggalkan korban dalam kondisi terluka di sebuah ladang dan melarikan diri. Warga setempat yang menemukan korban keesokan paginya, 5 Maret, segera memberikan pertolongan.
Aksi brutal ini awalnya hampir tidak terungkap. Putri korban yang baru pulang ke rumah beberapa waktu kemudian melihat ibunya dalam kondisi luka-luka. Namun, karena stigma sosial, mereka enggan melaporkan kejadian tersebut.
Kecurigaan justru muncul dari pemilik apotek setempat. Ia melaporkan kepada polisi pada 6 Maret bahwa putri korban terus-menerus datang membeli perban dan obat-obatan dalam jumlah banyak. Laporan inilah yang kemudian menguak tabir kekerasan seksual yang menimpa sang nenek.
Korban akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Distrik Khandwa pada dini hari, 7 Maret, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Polisi setempat kini tengah memburu keempat pelaku yang masih buron. Sebuah tim khusus telah dibentuk untuk melacak keberadaan para tersangka. Sebagai upaya percepatan, pihak kepolisian mengumumkan sayembara berhadiah 10.000 rupee atau setara Rp 2,1 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan para pelaku.


