TERASBATAM.ID — Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Akhmad Munir beserta jajaran di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (24/12/2025). Pertemuan strategis ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara institusi pertahanan dan insan pers dalam menjaga stabilitas negara serta kedaulatan informasi.
Dalam audiensi tersebut, Menhan Sjafrie menekankan bahwa pers harus memegang teguh prinsip loyalitas kepada kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan. Ia memberikan apresiasi kepada PWI sebagai organisasi wartawan tertua di Indonesia yang dinilai konsisten menjaga sifat non-partisan dalam menjalankan fungsinya.
Menhan juga menyoroti efektivitas program Embedded Journalist yang telah diimplementasikan di wilayah Papua. Program ini dinilai mampu memberikan pemahaman mendalam serta pengalaman nyata bagi jurnalis mengenai kondisi lapangan, sehingga produk jurnalistik yang dihasilkan lebih akurat dan berimbang.
Melawan Disinformasi
Melalui sinergi yang berkelanjutan, Kementerian Pertahanan (Kemhan) berharap pers dapat terus menjadi mitra strategis dalam mengedukasi masyarakat dan menjaga persatuan bangsa. Kemhan dan PWI menyepakati bahwa kolaborasi erat sangat diperlukan untuk menangkal penyebaran disinformasi, terutama dalam situasi krisis atau saat penanganan bencana.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang dan Wakil Ketua Bidang Pendidikan Zarman Syah. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan informasi yang kredibel bagi publik di tengah tantangan arus informasi global yang semakin kompleks.


