BerandaMencicipi Nasi Padang RM Garuda di Tengah Hiruk-Pikuk Kota Manila

Mencicipi Nasi Padang RM Garuda di Tengah Hiruk-Pikuk Kota Manila

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID: Kota Manila identic sebagai salah satu kota termacet di Asia Tenggara, hampir seluruh moda transportasi darat berjubel di jalan raya, sementara moda transportasi yang terintegrasi seperti MRT atau lainnya masih sangat terbatas. Namun ditengah hiruk pikuknya ibukota negara Philipina tersebut siapa kira, nasi padang khas dari Rumah Makan Garuda dapat tercicipi di Kawasan Makati, persis di seberang Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila.

Restoran RM Garuda di Manila ini hadir sejak tahun 2017 silam, penikmat makanan khas Sumatera Barat tersebut tidak saja orang Indonesia yang sedang berada di negara tersebut, namun bule dan Chinese atau ekspatriat dari negara-negara eropa dan china disana juga menjadi pelanggan tetapnya. Sehingga tak jarang terlihat jika seorang tamu disana menikmati hidangan khas padang ditemani sebotol bir, sesuatu hal yang “tabu” jika berada di Indonesia.

Walaupun di Billboard RM Garuda terdapat logo Halal, namun tidak sepenuhnya bebas dari minuman beralkohol, sebelumnya disebutkan bahwa RM Garuda di Manila belum mengantongi sertifikat Halal, karena masih menyediakan minuman beralkohol. Namun untuk pemasok bahan jenis daging seperti sapi dan ayam telah bersertifikat halal.

BACA JUGA:  I Don’t Want Talk About It, Sebuah Balada Klasik yang Abadi

Restoran ini buka mulai pukul 11 siang hingga 10 malam. Rata-rata harga yang dibutuhkan untuk makan di sana adalah 300 hingga 400 peso per orang, atau sekitar 85 hingga 114 ribu rupiah.

Selain itu jika berada di Kawasan Makati dan ingin tetap menikmati makanan khas Padang di tempat ada menginap, layanan grab food dapat melayani permintaan tersebut dengan harga yang cukup affordable.

Manajer Restoran RM Garuda di Makati, Ryan Cayabyab seperti dikutip dari Liputan6.com mengatakan, masakan terlaris di restoran tersebut adalah rendang daging, satai, dan martabak daging.

“Orang Filipina menyukai beef stew (di Indonesia mirip dengan semur). Rendang paling mirip dengan beef stew, tapi ini lebih pedas dan juga dimasak dengan santan,” ujar Ryan.

Selain makanan favorit tersebut, Garuda juga menyajikan menu lain, seperti ayam goreng, bakwan, mie goreng, dan tumis tauge.

 

Latest articles

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

More like this

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...