BerandaBeritaMakam Pahlawan di Malaysia Jadi Simbol Sejarah

Makam Pahlawan di Malaysia Jadi Simbol Sejarah

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru kembali memperingati Hari Pahlawan Tahun 2025 di Kompleks Makam Pahlawan Nasional Tuanku Tambusai, Kampung Rasah, Seremban, Negeri Sembilan, Malaysia. Kegiatan yang berlangsung khidmat pada Senin (10/11/2025) ini merupakan penyelenggaraan ke-3 sejak pertama kali digagas pada tahun 2023.

Makam Tuanku Tambusai menjadi satu-satunya makam pahlawan nasional Indonesia yang berada di luar negeri , dan kini menjadi simbol kuat ikatan sejarah serta budaya antara Indonesia dengan Malaysia.

Upacara peringatan tahun ini mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”. Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Malaysia, Dato’ Indera Hermono.

Dihadiri Pejabat Dua Negara

Acara ini diikuti lebih dari 200 peserta, terdiri dari masyarakat, mahasiswa Indonesia, siswa Sekolah Indonesia Johor Bahru, serta keluarga besar Tambusai dari Provinsi Riau dan Seremban.

Peringatan ini juga dihadiri oleh pejabat tinggi Malaysia, antara lain Yang Berhormat (YB) Datuk Mohd Faizal bin Ramli (Exco Warisan, Teknologi, Inovasi dan Digital Negeri Sembilan), Yang Berhormat Senator Dr. Jufitri bin Joha, dan Deputi Komisioner Polis Dato’ Alzafny bin Ahmad. Turut hadir Brigadir Jenderal (Purnawirawan) Saleh Djasit, Gubernur Riau periode 1998–2003.

BACA JUGA:  Deputi BP Batam Sudirman Saad Langsungkan Pernikahan

Duta Besar Hermono menyampaikan bahwa animo masyarakat terhadap peringatan Hari Pahlawan di Makam Tuanku Tambusai semakin meningkat. Ia berharap momentum ini dapat digunakan Pemerintah Indonesia dan Malaysia untuk memperkuat kerja sama lintas budaya dan sejarah.

Pihak Kerajaan Negeri Sembilan, melalui YB Datuk Mohd Faizal Bin Ramli, menyambut baik dan siap bekerjasama dengan KJRI Johor Bahru untuk menyelenggarakan acara yang sama setiap tahun.

Konjen RI Johor Bahru, Sigit S Widiyanto, berharap ragam kegiatan ke depan dapat berkembang, tidak hanya upacara dan ziarah, tetapi juga kegiatan lain yang dapat meningkatkan hubungan budaya, sosial, dan sejarah antara Indonesia dan Malaysia, khususnya Kerajaan Negeri Sembilan dan Provinsi Riau.

Tuanku Tambusai adalah ulama dan pejuang tangguh dalam Perang Padri, lahir pada 5 November 1784 di Dalu-Dalu, Rokan Hulu, Riau. Ia dijuluki “harimau Padri dari Rokan” karena keberaniannya melawan Belanda. Setelah Perang Padri usai, ia menyeberang ke Negeri Sembilan dan menetap di Rasah hingga akhir hayatnya pada 12 November 1882.

BACA JUGA:  Radar J-20 China Tiga Kali Lebih Tajam Berkat Cip Lokal

Atas jasa-jasanya, Tuanku Tambusai dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Indonesia melalui Keputusan Presiden RI Nomor 071/TK/Tahun 1995.

Latest articles

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

More like this

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...