TERASBATAM.ID — Kementerian Pertahanan dan Pemerintah Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, tengah merumuskan solusi pemanfaatan lahan daerah latihan TNI untuk pembangunan pabrik smelter yang masuk dalam kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN). Sinergi ini bertujuan agar akselerasi ekonomi daerah dapat berjalan selaras tanpa mengesampingkan kepentingan pertahanan negara.
Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menerima audiensi Bupati Lingga Muhammad Nizar di Jakarta, Rabu (24/12/2025), untuk membahas kepastian hukum dan teknis penggunaan lahan tersebut. Pemerintah Kabupaten Lingga berharap investasi smelter ini dapat segera direalisasikan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat lokal.
Wamenhan menegaskan bahwa pada prinsipnya Kemhan mendukung pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia. Khusus untuk area latihan TNI yang bersinggungan dengan PSN, Donny menawarkan dua mekanisme regulasi yang dapat ditempuh.
“Mekanisme pertama adalah penggunaan bersama antara perusahaan dengan TNI Angkatan Laut, atau yang kedua melalui mekanisme sewa lahan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Donny.
Tim Terpadu
Sebagai langkah konkret, Kemhan dan Pemerintah Kabupaten Lingga sepakat membentuk tim terpadu. Tim ini nantinya akan melakukan peninjauan langsung ke lapangan di wilayah Lingga untuk memverifikasi kondisi faktual area yang akan dikembangkan.
Langkah percepatan ini dinilai krusial agar program pembangunan prioritas pemerintah pusat tetap terlaksana dengan tetap mempertimbangkan aspek geopolitik dan kekuatan pertahanan.
Dalam audiensi tersebut, Wamenhan didampingi oleh jajaran pejabat eselon I dan II Kemhan, termasuk Dirjen Kuathan, Dirjen Strahan, serta Deputi Geopolitik DPN. [sumber: www.kemhan.go.id]


