BerandaBeritaKPPU: Trading Halt Rawan Manipulasi Pasar

KPPU: Trading Halt Rawan Manipulasi Pasar

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.id – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) menilai penghentian sementara perdagangan saham (trading halt) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi meningkatkan praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat. Hal ini disampaikan KPPU menyusul trading halt pada 18 Maret 2025 akibat penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5%.

“KPPU menilai trading halt terjadi dalam jangka waktu yang lama atau terlalu sering, risiko persaingan usaha tidak sehat dapat terjadi dan merugikan perusahaan kecil atau menengah karena kesulitan bertahan akibat ketidakpastian pasar,” ujar Anggota KPPU, Eugenia Mardan, dalam keterangan tertulis, Jumat (21/03/2025).

Menurut KPPU, perusahaan besar dengan modal kuat dapat memanfaatkan situasi trading halt untuk mengakuisisi perusahaan lemah dan meningkatkan konsentrasi pasar. Selain itu, informasi yang tidak merata selama trading halt juga berpotensi dimanfaatkan perusahaan besar untuk mengambil keputusan strategis sebelum pasar dibuka kembali.

“Perusahaan besar dengan akses informasi yang lebih baik dapat memanfaatkan situasi ini untuk mengambil keputusan strategis sebelum pasar dibuka kembali. Hal ini dapat memberi mereka keunggulan kompetitif yang tidak adil,” jelas Eugenia.

BACA JUGA:  PR Singapura Bebas Visa ke Kepri, Dispar Dorong Sosialisasi

KPPU merekomendasikan regulasi ketat atas trading halt, pengumuman yang transparan dan tepat waktu, serta koordinasi antar lembaga seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk mencegah praktik-praktik yang melanggar hukum.

“Perlindungan atas pasar dan keadilan bagi seluruh pelaku usaha merupakan prioritas utama, sehingga KPPU akan terus memantau praktik-praktik yang mungkin merugikan investor atau menciptakan ketidakadilan dalam persaingan,” tegas Eugenia.

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...