TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam, Gavin Ang, memberikan apresiasi terhadap pesatnya kemajuan investasi di Batam di bawah kepemimpinan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra. Hal tersebut disampaikan Gavin saat menerima kunjungan kerja Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, di Kantor Konjen Singapura, Wyndham Hotel, Panbil, Kamis (19/2/2026).
Gavin menilai BP Batam menunjukkan kemajuan signifikan melalui pendekatan pelayanan investasi yang kini lebih adaptif, responsif, dan berorientasi pada solusi. Perubahan ini mencerminkan pergeseran peran BP Batam dari sekadar regulator menjadi fasilitator aktif yang menciptakan lingkungan investasi yang lebih terbuka bagi para pemodal.
Menurut Gavin, BP Batam kini semakin proaktif dalam membantu penyelesaian tantangan proyek serta memberikan dukungan langsung kepada investor. Langkah ini dinilai memperkuat persepsi kepastian layanan dan kemudahan berusaha di Batam.
“Pendekatan ini sangat berbeda, bagaimana pendekatan yang dilakukan BP Batam kepada investor dan ini direspon dengan gembira oleh para investor,” ungkap Gavin. Ia menambahkan bahwa kinerja Batam dalam mengatasi tantangan investor merupakan hal yang kini dapat disaksikan oleh semua pihak.
Pola pelayanan baru ini dipandang sebagai sinyal positif bagi investor internasional untuk meningkatkan kepercayaan terhadap Batam sebagai gerbang strategis dalam lanskap ekonomi regional.
Dalam pertemuan tersebut, Fary Francis menekankan bahwa kunjungan jajarannya bertujuan untuk memperkuat hubungan kemitraan yang telah terjalin lama. Fary memberikan apresiasi kepada pihak Singapura mengingat sepanjang tahun 2025, realisasi investasi asal negara tersebut di Batam tetap menjadi yang terbesar.
“Kami menganggap dan merasakan bahwa hubungan kemitraan dengan Konjen Singapura adalah suatu kekuatan bagi BP Batam,” ujar Fary.
BP Batam menyatakan komitmennya untuk terus membangun fondasi tata kelola perizinan yang transparan dan efisien. Guna mendukung hal tersebut, sejumlah inovasi telah diluncurkan, antara lain:
-
Dashboard monitoring realtime untuk memantau perkembangan investasi.
-
Penyediaan klinik investasi dan duta investasi.
-
Pengembangan sistem aplikasi Mantab sebagai alat pendukung layanan.
Inovasi-inovasi tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas arahan Presiden untuk menjadikan Batam sebagai percontohan kawasan yang ramah investasi. Dalam pertemuan tersebut, Fary Francis didampingi oleh Direktur Investasi Dendi Gustinandar serta Direktur Pengembangan KPBPBB dan KEK Irfan Syakir.


