BerandaBatam RayaKondisi Ekonomi Picu Trend “Money Politik” Para Caleg Jelang Pemilu

Kondisi Ekonomi Picu Trend “Money Politik” Para Caleg Jelang Pemilu

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID: Tanggal 14 Februari 2024 sudah tinggal beberapa saat lagi, hari pencoblosan untuk memilih Presiden – Wakil Presiden serta Legislatif tinggal menghitung hari. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepulauan Riau belum menghendus adanya praktik “money politik” yang massif. Namun pengamat politik menilai situasi dilapangan sudah semakin edan, untuk menghemat para Calon Legislatif (Caleg) melakukan Colab (Colaboration-red) antar sesama Caleg dalam menawarkan “Paket” kepada pemilih, hal itu terjadi juga dipicu kondisi ekonomi masyarakat yang lemah.

Dosen Universitas Riau Kepulauan (Unrika) Batam, Rahmayandi Mulda kepada www.terasbatam.id, Selasa (23/01/2024) mengatakan, ruang money politik yang terjadi saat ini di lapangan terbuka lebar dalam konteks menjelang hari pencoblosan.

“kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat menerima pengaruh uang dalam politik. Saya menekankan pentingnya komitmen lembaga pemilu dalam pengawasan dan penegakan hukum,” kata Rahmayandi yang juga konsisten mengamati praktik politik di Kepri akhir-akhir ini.

Rahmayandi menekankan bahwa lembaga-lembaga seperti Panwas, KPU, Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan perlu bekerja maksimal sesuai koridor dan aturan yang ditetapkan. Dia juga mengingatkan tentang bahaya jika petugas Panwas terlibat dalam money politik, dan bahwa Pemilu yang bebas dari praktik tersebut akan menghasilkan birokrasi dan pemerintah yang bebas dari korupsi.

BACA JUGA:  Penerbangan Incheon-Batam Dibuka, Target 2 Juta Wisman

Rahmayandi juga menyoroti besarnya biaya yang dikeluarkan oleh calon legislatif untuk memenangkan Pemilu, dia menyebutkan potensi money politik yang dapat terjadi, dan menyebutkan trend metode baru di Batam di mana calon berkolaborasi untuk menghemat dana pemilu.

“situasi saat ini menunjukkan keprihatinan terhadap dampak negatif money politik dan mengajak pada perlunya tindakan lebih lanjut untuk memastikan integritas Pemilu mendatang,” kata Rahmayandi.

Sementara itu Ketua Bawaslu Provinsi Kepri, Zulhadril Putra, menghimbau masyarakat untuk melaporkan temuan money politik dan menyebut bahwa hingga saat ini belum ada temuan dan penindakan terkait praktik tersebut.

Ia juga menyoroti dugaan temuan pelanggaran money politik di Kecamatan Belakang Padang, Batam, namun belum ada laporan resmi dari Bawaslu Batam.

“Hingga saat ini belum ada temuan dan penindakan terkait money politik, ” kata Zulhadril.

Zulhadril menekankan bahwa Provinsi Kepri secara keseluruhan rentan terhadap pelanggaran pemilu terkait money politik, bukan hanya di Batam. Dia menegaskan bahwa partisipasi dalam pengawasan pemilu bukan hanya tanggung jawab Bawaslu dan KPU, melainkan juga melibatkan masyarakat dan unsur bangsa lainnya untuk menciptakan pemilu yang bersih.

BACA JUGA:  Rudi dengan Kemeja Biru, Nyanyang Berbatik Merah, Nyoblos Bareng Isteri

Bawaslu dijelaskannya sebagai penegak hukum terhadap pelanggar pemilu, dan Zulhadril menyatakan bahwa prosedur penegakan hukum memerlukan bukti-bukti yang menjadi fakta pendukung, yang nantinya akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

 

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...