TERASBATAM.ID — Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) resmi menutup kegiatan Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) 2026 di Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/2/2026). Acara penutupan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala BPSDM Pertahanan Kemhan, Mayor Jenderal TNI Ketut Gede Wetan Pastia, di Lapangan Tembak Batalyon 13 Grup 1 Kopassus.
Penutupan kegiatan ditandai dengan prosesi penanggalan tanda peserta, penyematan brevet bela negara, serta penyerahan sertifikat kepada para peserta. Dengan diterimanya sertifikat tersebut, para peserta Retret PWI 2026 kini resmi dinyatakan sebagai Kader Bela Negara.
Dalam sambutan Sekretaris Jenderal Kemhan yang dibacakan oleh Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, pihak kementerian menyampaikan apresiasi atas semangat para insan pers yang mengikuti kegiatan hingga akhir sebagai wujud nyata penguatan profesionalisme dan integritas. Pengetahuan serta keterampilan yang diperoleh diharapkan dapat diimplementasikan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.
Sepanjang kegiatan, peserta menerima berbagai materi komprehensif mengenai tantangan bangsa saat ini, antara lain:
-
Penguatan nilai bela negara dan kolaborasi antara pemerintah dan pers.
-
Peran wartawan dalam tata kelola pemerintahan dan ekonomi kerakyatan.
-
Komunikasi kebencanaan serta tantangan teknologi kecerdasan buatan (AI).
-
Perlindungan kebebasan pers guna mendukung ketahanan negara yang inklusif.
“Saya berharap rekan-rekan wartawan dapat membawa semangat kebersamaan, memperkuat jejaring, serta terus meningkatkan kompetensi dan integritas dalam menjalankan profesi,” ujar Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia saat membacakan sambutan Sekjen Kemhan. Sinergi ini diharapkan mampu membuat pers Indonesia semakin dipercaya publik sekaligus berkontribusi nyata pada kualitas demokrasi nasional.


