TERASBATAM.ID — Kementerian Pertahanan membekali para jurnalis peserta Retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dengan latihan menembak pada hari terakhir rangkaian kegiatan di Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/2/2026). Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar serta wawasan kepada insan pers mengenai penggunaan senjata api dan prosedur keamanan militer.
Latihan tersebut dipusatkan di Lapangan Tembak Pistol Bayu Aji dan Mirwariyadin, Batalyon 13 Grup 1 Kopassus. Sebelum memasuki sesi praktik, para peserta diwajibkan mengikuti pengarahan teknis serta pengenalan dasar teknik menembak guna meminimalkan risiko kecelakaan di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, para pelatih dari Kopassus melakukan pengawasan ketat. Mereka memberikan edukasi langsung mengenai standar keamanan operasional yang wajib diterapkan dalam setiap latihan menembak di lingkungan TNI. Hal ini menjadi krusial agar peserta memahami bahwa penanganan senjata api memerlukan kedisiplinan tinggi.
Dengan antusiasme tinggi, para peserta kemudian mempraktikkan teori yang telah didapat menggunakan Pistol G2 Combat, senjata genggam produksi industri pertahanan dalam negeri, PT Pindad. Melalui pelatihan ini, diharapkan awak media memiliki persepsi dan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai aspek teknis persenjataan.


