TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam memberikan dua kado kebijakan strategis bagi warganya pada penghujung tahun 2025. Kebijakan tersebut berupa peluncuran empat unit bus sekolah gratis untuk pelajar di wilayah hinterland Galang serta pembagian satu set perlengkapan kerja bagi 593 juru parkir resmi untuk memperkuat tata kelola pendapatan asli daerah, Selasa (30/12/2025).
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan, pemberian bus sekolah bagi anak-anak di wilayah terpencil Galang merupakan bentuk pemerataan akses pendidikan. Program ini melengkapi bantuan seragam gratis serta beasiswa yang sudah berjalan sebelumnya.
“Kita gratiskan bus sekolah untuk anak-anak Galang. Seluruh program ini bertujuan menyiapkan generasi muda Batam yang berdaya saing di masa depan,” ujar Amsakar.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Batam Leo Putra menjelaskan, empat unit bus baru yang dibiayai APBD tersebut akan memperkuat armada bus sekolah yang sudah ada dari Jembatan 1 hingga Jembatan 6 Galang.
Selain sektor pendidikan, Pemko Batam membekali 593 juru parkir (jukir) resmi dengan perlengkapan lengkap, mulai dari rompi, sepatu, tas pinggang, hingga payung. Langkah ini bertujuan meningkatkan profesionalisme sekaligus menekan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor perparkiran.
Berdasarkan data Dishub Batam, hingga 29 Desember 2025, realisasi PAD dari sektor parkir telah mencapai Rp15 miliar. Angka ini menunjukkan pertumbuhan positif dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar Rp11,2 miliar.
Untuk mengoptimalkan capaian tersebut, Dishub Batam berencana membentuk tim verifikasi dan validasi titik parkir dengan pendampingan Forkopimda guna menciptakan database yang transparan. Wali Kota Amsakar pun mendorong para jukir untuk memperbaiki mentalitas kerja guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih.
[kang ajank nurdin]


