TERASBATAM.id: Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I, Mayor Jenderal TNI Jimmy Ramoz Manalu, menegaskan bahwa hubungan Indonesia dan Australia tetap harmonis di tengah dinamika geopolitik kawasan.
“Tidak ada masalah dalam hubungan Indonesia-Australia,” ujar Mayjen TNI Jimmy Ramoz Manalu saat wawancara dengan wartawan di Lapangan Engku Puteri, Batam Center, Sabtu (5/10/2024), seusai upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 79 Tahun.
Pernyataan ini menepis isu memanasnya hubungan kedua negara. “Kita biasa-biasa saja kok dengan Australia,” tambahnya.
Jenderal Bintang Dua ini menyebutkan kunjungan Menteri Pertahanan Australia kepada Prabowo Subianto beberapa waktu lalu sebagai bukti hubungan baik kedua negara.
Meskipun demikian, TNI tetap melakukan kegiatan rencana kontigensi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Rencana kontinjensi adalah upaya untuk merencanakan dan menetapkan langkah-langkah yang akan dilakukan jika suatu peristiwa yang mungkin terjadi benar-benar terjadi. Rencana ini melibatkan semua bagian organisasi dan bertujuan untuk memastikan tanggapan yang tepat waktu dan efektif.
Sebelumnya Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Australia the Hon Anthony Albanese MP dan Deputy Prime Minister and Minister for Defence, the Hon Richard Marles MP, di Canberra, Australia, Selasa (20/08/2024) lalu.
Dalam kesempatan itu dilakukan diskusi terkait peningkatan hubungan bilateral kedua negara. Dalam konferensi pers, Menhan Prabowo menyampaikan rasa hormat setinggi-tingginya kepada PM Australia dan jajarannya karena telah menyambut dan menerima dengan baik kedatangan delegasi Indonesia.
[Kang Ajank Nurdin]


