TERASBATAM.ID – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan menegaskan kembali komitmen solidaritas dan dukungan kemanusiaan yang teguh terhadap rakyat Palestina. Hal itu mengemuka dalam kunjungan kehormatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Palestina untuk Indonesia, H.E. Dr. Zuhair Al-Shun, kepada Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Jakarta, Senin (5/1/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi kedua negara untuk memperkuat hubungan persahabatan di tengah situasi global yang dinamis. Selain sebagai kunjungan resmi, pertemuan ini juga menjadi momen pamitan seiring berakhirnya masa penugasan Dr. Zuhair Al-Shun di Indonesia.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan simpati terdalam atas penderitaan rakyat Palestina serta menegaskan bahwa Indonesia tetap pada posisinya untuk mendukung solusi damai bagi konflik yang sedang berlangsung. “Indonesia menyampaikan solidaritas yang teguh kepada rakyat Palestina di masa-masa sulit ini,” ujar Menhan dalam keterangannya.
Sepanjang masa penugasan Dubes Zuhair, hubungan bilateral kedua negara tercatat menguat pada sejumlah sektor strategis. Menhan Sjafrie mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin erat, khususnya pada bidang kemanusiaan, medis, dan pendidikan.
Salah satu capaian nyata dari sinergi ini adalah dukungan berkelanjutan Indonesia dalam misi kemanusiaan untuk Gaza. Menhan berharap hubungan persahabatan ini tidak hanya terjaga, tetapi semakin erat di masa depan sebagai bentuk penghormatan dan empati mendalam bagi seluruh rakyat Palestina.
Dalam pertemuan tersebut, Menhan didampingi oleh sejumlah pejabat teras, antara lain Sekretaris Jenderal Kemhan, Rektor Universitas Pertahanan RI, serta Dirjen Strategi Pertahanan Kemhan. Kehadiran jajaran pimpinan ini menunjukkan bahwa kerja sama pertahanan dan pendidikan menjadi pilar penting dalam hubungan bilateral Indonesia-Palestina ke depan.


