TERASBATAM.ID — Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Batam mengakibatkan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir, Kamis (19/2/2026). Salah satu titik terparah terpantau di jalur arah Nagoya melalui Fly Over Sei Ladi, tepatnya di kawasan SPBU Kartini, Baloi.
Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas tersendat dan memaksa pengendara ekstra hati-hati saat melintasi jalur penghubung utama tersebut.
Berdasarkan pengamatan di lokasi, genangan air berwarna kecokelatan menutupi badan jalan dengan ketinggian mencapai betis orang dewasa. Arus air yang cukup deras di sepanjang jalan menyerupai aliran sungai kecil, sehingga membuat kendaraan roda dua dan roda empat melambat signifikan.
Sejumlah dampak yang terpantau di lapangan antara lain:
-
Kendaraan Terhambat: Banyak pengendara roda dua memilih menepi dan menunggu air surut untuk menghindari risiko mesin mati.
-
Antrean Panjang: Terjadi kepadatan kendaraan karena lokasi banjir merupakan jalur vital yang menghubungkan kawasan Baloi dengan pusat bisnis Nagoya.
-
Risiko Keselamatan: Pengendara diimbau waspada terhadap arus air yang kuat serta permukaan jalan yang menjadi licin akibat material lumpur.
Warga setempat menduga bahwa banjir ini dipicu oleh tingginya intensitas hujan yang turun sejak siang hari, ditambah dengan kondisi saluran drainase yang tidak lagi mampu menampung debit air dalam volume besar. “Airnya cepat naik, apalagi kalau hujan deras lama. Kendaraan jadi susah lewat, motor rawan mati,” ungkap salah seorang pengendara di lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, genangan air masih menutupi sebagian badan jalan, dan para pengguna jalan diminta untuk tetap waspada serta mencari rute alternatif jika memungkinkan.
[kang ajank nurdin]


