TERASBATAM.ID — Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad meluncurkan Program Kesbangpol Masuk Sekolah (KEMAS) Tahun 2026 di SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Selasa (27/1/2026). Program ini bertujuan untuk memperkuat rasa cinta tanah air serta sikap toleransi di kalangan generasi muda sebagai fondasi utama masa depan bangsa.
Dalam peluncuran tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Badan Kesbangpol Kepri, Dinas Pendidikan, Kantor Wilayah Kemenag Kepri, serta para kepala sekolah. Sepanjang tahun 2026, program KEMAS diproyeksikan menyasar sedikitnya 10.000 pelajar yang tersebar di 12 SMA/SMK/MA di seluruh wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Gubernur Ansar menegaskan bahwa kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk membangun bangsa. Menurut dia, masa depan Indonesia sangat bergantung pada sejauh mana generasi penerus mampu menginternalisasi nilai-nilai moderasi beragama dan empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
“Di tangan anak-anak inilah masa depan negeri berada. Program ini menghadirkan narasumber dari unsur TNI hingga tokoh lintas agama untuk menanamkan nilai kebangsaan secara utuh. Kita ingin generasi muda Kepri tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki jati diri bangsa yang kuat,” ujar Ansar.
Kepala SMA Negeri 2 Tanjungpinang Mochamat Tohir Karjono menyambut baik inisiatif tersebut sebagai langkah konkret mempersiapkan siswa menghadapi tantangan global tanpa kehilangan akar budaya nasional. Program ini diharapkan dapat membentengi pelajar dari ideologi radikal serta mempererat kerukunan antarumat beragama di lingkungan sekolah.


