BerandaBeritaEnam Kapal Selam Nuklir India Tantang Kekuatan China

Enam Kapal Selam Nuklir India Tantang Kekuatan China

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – India secara agresif memperkuat posisi maritimnya dengan meluncurkan Proyek-77, sebuah program ambisius senilai $14 miliar (sekitar Rp234 triliun) untuk membangun enam unit kapal selam serang bertenaga nuklir (SSN) buatan dalam negeri. Program ini, yang dahulu dikenal sebagai Proyek-75 Alpha, merupakan manifestasi dari inisiatif Atmanirbhar Bharat (Swasembada India) dan bertujuan menciptakan kekuatan pencegahan berlapis yang mampu menandingi peningkatan kehadiran kapal selam Tiongkok di Lautan Hindia dan Indo-Pasifik.

Komite Kabinet untuk Keamanan (CCS) telah menyetujui proyek ini pada Oktober 2024, dengan alokasi awal $4,7 miliar untuk dua kapal pertama, termasuk pembangunan infrastruktur baru di Pusat Konstruksi Kapal (SBC) Visakhapatnam. Proyek-77 dipandang sebagai program pertahanan tunggal termahal dalam sejarah Angkatan Laut India. Kapal selam ini dibayangkan sebagai tulang punggung kerangka pencegahan India, dengan kemampuan memburu kapal selam musuh, mengawal kapal induk, dan melancarkan serangan darat jarak jauh ke wilayah musuh, didukung oleh sistem Integrated Platform Management System (IPMS) generasi baru.

Percepatan Proyek-77 didorong oleh peningkatan signifikan dalam kehadiran kapal selam Tentara Laut China (PLAN) di Lautan Hindia, di mana delapan hingga sepuluh kapal selam Tiongkok terdeteksi berpatroli setiap tahun, didukung oleh fasilitas logistik di Gwadar, Karachi, dan Djibouti. Bagi New Delhi, perkembangan ini dipandang sebagai upaya “pengepungan” di bawah doktrin Tiongkok “String of Pearls.” Proyek ini menjadi jawaban strategis India untuk memastikan pemantauan dasar laut secara berkelanjutan dan kemampuan respons cepat, terutama terhadap ancaman dari kapal selam canggih Tiongkok seperti Type-093B dan Type-095 SSN.

BACA JUGA:  Jangan Asal Beli! Dinkes Batam Ungkap Ciri-ciri Takjil Berbahaya

Dari segi teknologi, kapal selam Proyek-77 akan memiliki bobot perpindahan air hingga 10.000 ton saat menyelam—hampir dua kali lipat ukuran kelas Arihant—dan ditenagai oleh Reaktor Air Ringan Kompak (CLWR-B2) 190 MW. Teknologi ini memungkinkan kapal selam beroperasi secara senyap dengan kecepatan 25 knot dalam mode listrik senyap dan mampu menyelam hingga kedalaman lebih dari 500 meter. Tingkat kandungan lokal yang mencapai 95 persen sangat luar biasa, menunjukkan kematangan industri pertahanan India. Selain itu, kapal ini akan dipersenjatai dengan sistem peluncur vertikal (VLS) untuk rudal BrahMos Supersonik dan Nirbhay Subsonik.

Jika jadwal pembangunan berjalan sesuai rencana, kapal selam SSN pertama buatan India ini diharapkan akan beroperasi penuh pada tahun 2036. Secara strategis, armada SSN akan memperluas kemampuan “triad nuklir” India dan berfungsi sebagai penyeimbang yang kredibel terhadap pakatan AUKUS (Australia, Inggris, AS). Pelaksanaan penuh Proyek-77 akan mentransformasi India menjadi kekuatan maritim blue water sejati, menegaskan perannya sebagai penjamin utama keamanan di Lautan Hindia dan kekuatan penyeimbang penting di tengah lanskap geopolitik Indo-Pasifik yang berubah pesat.

BACA JUGA:  Terlapor Tolak Laporan Dugaan Kartel Pinjol di KPPU

[sumber: https://defencesecurityasia.com]

Latest articles

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...

KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan Bayi WNI Kondisi Kritis

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru memfasilitasi pemulangan seorang bayi warga...

More like this

Satu Tahun Ansar-Nyanyang: Tekan Kemiskinan hingga Terendah di Sumatera

TERASBATAM.ID — Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Nyanyang...

Langkah Baru Sang Ahli Artileri

TERASBATAM.ID — Sejarah baru tertulis di bumi Riau dan Kepulauan Riau. Di pundak Mayor...

Marinir Perketat Penjagaan di Pulau Sekatung

TERASBATAM.ID — Prajurit Korps Marinir yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas...