BerandaBatam RayaDirjen KLHK Minta Masyarakat Laporkan Perusakan Mangrove di Batam

Dirjen KLHK Minta Masyarakat Laporkan Perusakan Mangrove di Batam

Diterbitkan pada

spot_img

TerasBatam.id: Direktorat Jenderal (Dirjen) Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wiratno meminta masyarakat untuk melaporkan kepada pihaknya jika menemukan perusakan hutan mangrove di Batam. Sebab pelestarian hutan mangrove saat ini menjadi program nasional yang dilindungi keberadaannya.

“jika ada perusahakan hutan mangrove itu harus dilaporkan ke KLHK, program mangrove merupakan program nasional,” kata Wiratno merespon soal maraknya sejumlah aktivitas pengembangan lahan di Batam yang menimbun atau merusak hutan mangrove.

Menurut Wiratno, dalam tata ruang disebutkan sejumlah kriteria hutan mangrove, apakah berada di Kawasan hutan atau berada diluar Kawasan hutan. Untuk Mangrove yang berada diluar Kawasan hutan saja harus dipertahankan sehingga saat proses pembangunan disekitar mangrove dapat menggunakan teknologi kontruksi dengan tujuan mangrove tersebut dapat bertahan.

“Jika mangrove mau dipertahankan itu berarti pembangunan yang menggunakan areal mangrove harus diminimalkan atau pake teknologi. Jalan-jalan di Pulau Jawa kan sudah ada diatas mangrove, jadi menggunakan teknologi kontruksi,” kata Wiratno disela-sela penandatangan kerjasama antara TNI Angkatan Udara bekerjasama dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membangun sarana dan rekreasi dan olahraga dirgantara di Bukit Gendang, Sembulang, Batam, Sabtu (27/11/2021) lalu.

BACA JUGA:  Polda Kepri Cegah Keberangkatan 30 Orang PMI Illegal Asal Lombok ke Malaysia

Wiratno juga mengatakan, untuk konservasi hutan dalam tata ruang masih menjadi perdebatan, apakah komposisinya sebesar 30 persen dari total lahan atau sebarannya seperti apa. Namun tidak demikian dengan mangrove, tetap semua kewajiban untuk dilestarikan.

“Saya minta segera dilaporkan ke KLHK,” kata Wiratno dengan nada tinggi mendengar soal penimbunan hutan mangrove di Batam.

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...