TERASBATAM.ID — TNI Angkatan Udara (AU) dan Pemerintah Kota Batam akan menggelar Batam Solidarity Airshow 2025 sebagai kegiatan kedirgantaraan yang fokus pada nilai solidaritas dan kepedulian kemanusiaan, menyikapi musibah yang terjadi di wilayah Sumatra.
Airshow yang sekaligus memperingati Hari Jadi Batam Ke-196 ini akan menampilkan atraksi udara, termasuk aksi terbang seremonial atau atraksi terbang formasi oleh pesawat militer dengan terbang rendah di atas penonton.
Komandan Lanud Hang Nadim, Letkol Hendro Sukamdani, M.Tr.Opsla, menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk respons nasional yang cepat, empatik, dan bermartabat.
“Batam Solidarity Airshow 2025 dalam rangka Hari Jadi Batam Ke-196 adalah bentuk kepedulian Pemko Batam, TNI AU dhi. Lanud Hang Nadim dan seluruh Masyarakat Batam untuk Sumatra,” ujar Letkol Hendro Sukamdani.
F-16 dan Paramotor Tampil
Acara ini akan menampilkan unsur kekuatan udara utama, yakni:
-
Dua unit pesawat tempur F-16 Fighting Falcon yang akan melaksanakan fly pass (terbang melintas).
-
Enam unit Paramotor yang akan menunjukkan atraksi udara.
Pesawat tempur F-16 tersebut berasal dari Skadron Udara 16 (Skadron Udara 16) yang bermarkas di Lanud Roesmin Nurjadin (RSN) Pekanbaru.
Letkol Hendro Sukamdani menambahkan, melalui kekuatan udara, TNI AU hadir bukan hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga membantu rakyat dan kemanusiaan.
Tujuan utama kegiatan ini adalah menyampaikan dukungan Batam untuk Sumatra, menegaskan peran TNI AU, memperkuat citra Batam sebagai hub udara strategis dan kota yang peduli, serta menguatkan pesan persatuan bangsa.


