BerandaNusantaraBubur Kanji Rumbi versus Bubur Kampiun, Siapa Juara?

Bubur Kanji Rumbi versus Bubur Kampiun, Siapa Juara?

Diterbitkan pada

spot_img

Terasbatam.id: Bagi seorang ibu rumah tangga seperti Rafiqah Rachman mengolah berbagai makanan sudah seperti seorang pendekar dengan jurus silatnya, sekali kelebat berbagai bahan makanan dapat tersaji menjadi santapan yang lezat dalam tempo sesingkat-singkatnya. Salah satu makanan favorit yang acap kali dijadikan eksperimen dalam mengadu-adu bumbu, ialah bubur.

“kalau sudah bahas tentang bubur sepertinya lidah saya langsung tergoda untuk mencicipinya, makanya sering ujicoba bubur,”kata Rafiqah.

Baru-baru ini dirinya mencoba untuk meracik bubur kampiun, salah satu masakan yang berasal dari bumi Minangkabau, Sumatera Barat yang terdiri dari 6 jenis campuran. Tidak mudah untuk menemukan bubur ini karena kombinasinya yang terlalu banyak sehingga dinilai rumit untuk mengerjakannya dalam waktu singkat.

Tapi tidak bagi Rafiqah, penasaran dengan citarasa 6 kombinasi bubur agar disebut Bubur Kampiun, dirinya dapat mengerjakannya dalam waktu kurang dari 3 jam. Bubur Kacang Hijau, Kolak pisang dan ubi, bubur candil dan bubur sum-sum adalah empat campuran bubur yang siapkannya untuk menjadi menu Buka Puasa pada Senin (24/05/2021) lalu.

BACA JUGA:  Reza Fahlevi, Belajar Politik Tetapi Menekuni Bisnis
Bubur Kampiun

“Tapi bubur kampiun ini cocoknya menjadi dessert untuk selepas makan berat, atau sekedar untuk teman minum teh atau kopi di waktu sore,” kata Rafiqah kepada TerasBatam.id dalam sebuah wawancara khusus.

Sebagai ibu rumah tangga yang tinggal di kota Banda Aceh, dengan masyarakat yang semi pluralis, menemukan masakan daerah tertentu merupakan tantangan tersendiri bagi seorang pencinta kuliner nusantara seperti dirinya.

“tidak semua jenis makanan dari berbagai daerah bisa dengan mudah ditemukan disini, apalagi untuk jenis makanan yang sangat spesifik seperti bubur, jadi jika punya keinginan mencicipinya, jalan satu-satunya ya ekperimen dengan memasaknya sendiri,” kata Rafiqah, penyandang spesialisasi Insurance dari sebuah lembaga pendidikan di Singapore.

Respon teman-temannya saat mencicipi bubur kampiun racikannya cukup antusias, sebagian besar menyarankannya untuk waktu tertentu menawarkan kepada mereka agar dapat memesannya secara komersil.

“tapi karena saya cuma hobi memasak, maka untuk tawaran open PO, belum ada pikiran kesana sih,” katanya.

Lalu bagaimana dengan bubur khas Aceh?

 Bubur Kanji Rumbi adalah salah satu bubur khas Aceh yang hadir atau sering terhidang di berbagai tempat, terutama di Mesjid sebagai menu untuk berbuka puasa di bulan Ramadhan.

BACA JUGA:  Peredaran Uang Palsu Marak di Jambi, Pedagang Jadi Korban

Kanji rumbi sendiri adalah bubur nasi yang dimasak dengan santan, kaldu daging, dan berbagai jenis rempah nusantara. Rasanya gurih dan cukup mengenyangkan, bahkan tanpa tambahan lauk.

Bagi Rafiqah, resep bubur kanji rumbi pertama kali diketahuinya dari sang ibu mertua saat bulan Ramadhan.

Bubur Kanji Rumbi

“bubur kanji rumbi harus ada sebagai menu pembuka setiap hari di bulan Ramadhan, saya sendiri baru pertama kali mencicipinya ketika itu, ternyata enak,” kata Rafiqah.

Bahkan di Pasar Peunayong, Banda Aceh, setiap Ramadhan ada ibu-ibu tua yang secara khusus menjual campuran atau toping untuk bubur kanji rumbi, jika diberikan toping yang lengkap tersebut maka citarasa dan tampilan kanji rumbi semakin special.

Kemudian jika dibandingkan antara bubur Kanji Rumbi dan Bubur Kampiun manakah yang paling enak dan direkomendasikan?

“menurut saya dua-duanya sangat berbeda taste dan punya tempat masing-masing, kampiun bercitarasa manis sedangkan kanji rumba itu didominasi rasa asin, jadi sangat berbeda tetapi keduanya sangat special, tergantung kapan mencicipinya,” kata Rafiqah.

BACA JUGA:  Bakamla Tengah Uji Personel dengan Latihan Selam Dasar

Kedua bubur sangat layak untuk dinikmati karena memiliki citarasa yang unik dan memiliki ciri khas masing-masing sesuai dengan kekayaan selera nusantara.

Latest articles

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

More like this

Krisis SDM, Sejumlah Kantor KUA di Kepulauan Riau Kosong

TERASBATAM.ID — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) melaporkan krisis sumber daya...

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...