TERASBATAM.ID — Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya rekaman video yang menampilkan teguran keras Kepala Kantor terhadap seorang penyidik. Pihak Bea Cukai menegaskan bahwa peristiwa tersebut merupakan bentuk pembinaan disiplin di tengah tekanan kerja yang tinggi, bukan tindakan penganiayaan.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Bea Cukai Batam, Evi Octavia, menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung saat tim tengah menangani beberapa kasus secara maraton. Situasi yang penuh tekanan menuntut konsentrasi serta kepatuhan penuh seluruh personel terhadap arahan pimpinan.
“Teguran disampaikan karena ada penyidik yang tidak sesuai dengan arahan Kepala Kantor terkait lokasi pemeriksaan guna efektivitas pengawasan,” ujar Evi di Batam, Rabu (17/12/2025).
Ia mengakui teguran memang disampaikan dengan nada keras karena kondisi di lapangan yang sedang sangat sibuk.

Evi menambahkan bahwa pihak pimpinan dan penyidik yang terlibat telah bersepakat untuk melakukan perbaikan komunikasi dan hubungan kerja di internal institusi.
Mengenai beredarnya rekaman CCTV internal tersebut ke ruang publik, Bea Cukai Batam kini tengah melakukan pendalaman dan penyelidikan.
“Kami masih menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak internal atau luar dalam kebocoran rekaman tersebut,” tegas Evi. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi institusi untuk menjaga profesionalisme dan integritas ke depan.
[kang ajank nurdin]


