TERASBATAM.ID – Jagat militer dunia geger setelah dokumen rahsia tingkat tinggi Pentagon bertajuk “Overmatch Brief” bocor ke publik. Dokumen hasil simulasi perang tersebut mengungkap fakta mengerikan bahwa Amerika Serikat (AS) berkemungkinan besar akan menderita kekalahan telak jika nekat ikut campur dalam perang Taiwan melawan China. Pihak militer AS mengakui keunggulan misil, kekuatan angkasa, siber, hingga logistik China kini telah melampaui dominasi Paman Sam di kawasan Indo-Pasifik.
Bocoran dokumen itu menyebutkan bahwa Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA) mampu melumpuhkan pasukan AS hanya dalam hitungan menit lewat serangan pembuka yang terencana matang. Serangan kilat ini mencakup ribuan rudal balistik dan senjata hipersonik yang menyasar kapal induk hingga pangkalan udara AS di Guam dan Okinawa. Bahkan, Setiausaha Pertahanan AS, Pete Hegseth, secara blak-blakan menyebut negaranya “kalah setiap kali” dalam simulasi rahasia tersebut karena China telah membangun kekuatan yang dirancang khusus untuk memukul mundur intervensi Amerika.
Selain kalah senjata, AS juga terancam “mati kutu” karena masalah logistik dan kapasitas industri yang tak mampu menandingi mesin perang Beijing. Simulasi menunjukkan stok rudal canggih AS akan habis dalam hitungan hari, sementara China mampu terus memproduksi senjata secara massal. Jika sistem pertahanan siber dan satelit AS dibutakan oleh China, maka platform tempur mahal seperti kapal induk kelas Ford seharga Rp955 triliun hanya akan jadi sasaran empuk rudal lawan di tengah laut.
[sumber: https://defencesecurityasia.com]


