TERASBATAM.ID – H. TS. Arif Fadillah resmi menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW-IPHI) Provinsi Kepulauan Riau masa bakti 2025–2030. Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kepulauan Riau ini menandai upaya penguatan peran jemaah haji sebagai pilar moral dan penggerak ekonomi umat di wilayah kepulauan tersebut.
Pelantikan berlangsung di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (13/1/2026). Selain Arif Fadillah, Gubernur juga melantik Hj. Sulikah sebagai Ketua Pengurus Wilayah Majelis Ta’lim Perempuan (PW MTP-IPHI) Kepri.
Dalam sambutannya, Gubernur Kepulauan Riau menekankan bahwa IPHI memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai kemabruran haji agar tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan jumlah jemaah haji asal Kepri yang mencapai 1.275 orang pada tahun 2025, organisasi ini dipandang sebagai kekuatan sosial yang masif.
“IPHI bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan motor penggerak kebaikan. Nilai-nilai ibadah haji harus diimplementasikan menjadi aksi nyata dalam pembangunan daerah, terutama dalam menjaga akhlak masyarakat di era disrupsi,” ujar Gubernur.
Fondasi Keagamaan
Sejalan dengan visi “Kepulauan Riau yang Maju, Makmur, dan Merata”, Pemerintah Provinsi terus mendorong program penguatan iman dan takwa. Hal ini tecermin dari Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) Kepri tahun 2024 yang mencapai 82,21 poin, menempatkan provinsi ini dalam jajaran tiga besar nasional.
Gubernur berharap, di bawah kepemimpinan Arif Fadillah, IPHI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyukseskan program strategis, termasuk pengembangan ekonomi keumatan dan dakwah di wilayah hinterland (pelosok).
Ketua Umum Pengurus Pusat IPHI, Ahmad Yani Basuki, yang turut hadir, menyampaikan bahwa potensi Kepri sebagai wilayah kepulauan sangat besar untuk menjadi pusat pengembangan IPHI yang solid. Ia mendorong pengurus baru untuk fokus pada peningkatan kesejahteraan jemaah dan penguatan moderasi beragama.
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Wakil Ketua I DPRD Kepri Hj. Dewi Kumalasari Ansar, serta jajaran pimpinan MUI dan Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Kehadiran para tokoh lintas sektor ini mempertegas posisi strategis IPHI dalam struktur sosial masyarakat Kepulauan Riau.


