BerandaProfilAnggoro: Menjaga Iklim Batam dengan Kedewasaan Berita

Anggoro: Menjaga Iklim Batam dengan Kedewasaan Berita

Diterbitkan pada

spot_img

TERASBATAM.ID – Bagi Kombes Pol Anggoro Wicaksono, menjaga keamanan di Kota Batam bukan sekadar perkara patroli jalanan atau penegakan hukum konvensional. Di kota yang menjadi etalase investasi dan pariwisata ini, stabilitas keamanan sangat berkelindan dengan bagaimana informasi dikelola dan dikonsumsi oleh publik.

Resmi menjabat sebagai Kapolresta Barelang sejak Sabtu (27/12/2025), Anggoro membawa rekam jejak panjang di bidang reserse kriminal. Namun, dalam pertemuan perdananya dengan para jurnalis, ia justru tidak banyak memamerkan otot kepolisian. Ia justru menekankan pada aspek “kedewasaan” dan “kebijaksanaan” dalam menyebarkan informasi.

“Jangan sampai sebuah berita justru menghentikan iklim investasi atau menimbulkan riak yang membuat wisatawan enggan datang. Jika hotel sepi dan pariwisata lesu, kita semua akan terdampak,” ujar Anggoro dalam acara silaturrahmi perdana dengan wartawan di Resto Dapur Pesisir, Selasa (06/01/2026).

Rekam Jejak di Wilayah Konflik

Kewaspadaan Anggoro terhadap dampak informasi provokatif bukan tanpa alasan. Karirnya selama 23 tahun di kepolisian banyak dihabiskan di wilayah-wilayah dengan dinamika sosial yang tinggi. Ia pernah bertugas selama sembilan tahun di Medan, Sumatera Utara, serta menangani kasus-kasus sensitif di Sulawesi Tengah dan Jawa Barat.

BACA JUGA:  Laksdya Purn Achmad Taufiqoerrochman, Nakhoda Operasi Sinar Kudus

Salah satu memori kolektif yang ia bawa adalah penanganan kerusuhan di Tanjung Balai, Asahan, Sumatera Utara yang dipicu oleh masalah sepele namun berdampak masif pada kerukunan umat beragama. Ia juga terlibat dalam penanganan narapidana teroris yang melarikan diri dari Lapas Tanjung Gusta pada 2013. Pengalaman-pengalaman pahit di masa lalu itulah yang membentuk perspektifnya bahwa sebuah opini tanpa bukti di ruang publik dapat memicu kekacauan yang fatal.

Meskipun memiliki latar belakang reserse yang identik dengan ketegasan, lulusan Akpol 2002 ini mengedepankan komunikasi yang cair dan “to the point”. Ia sadar bahwa di era digital, kepolisian memiliki kemampuan profiling untuk melacak aktor di balik berita provokatif, namun ia lebih memilih jalur dialog dan konfirmasi.

” Saya lama bertugas di Medan, selama 9 tahun. Kata orang medan jangan banyak ceng kunek, to the point saja, Ayo kita komunikasi. Pintu saya terbuka untuk koordinasi jika ada permasalahan di masyarakat,” tegas mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri ini.

BACA JUGA:  Manahan MP Sitompul: Dari Flight Service Officer ke Duta Besar

Baginya, Batam adalah daerah dengan karakter masyarakat yang berwawasan luas. Di kota ini, ia berkomitmen untuk menjamin ketersambungan antara keamanan dan kesejahteraan ekonomi. Jabatan baru ini bukan sekadar tugas rutin, melainkan upaya menjaga agar “Negeri Segantang Lada” tetap kondusif bagi siapa saja yang ingin membangun masa depan.

Latest articles

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...

Konjen Singapura Puji Perubahan Pola Pelayanan BP Batam

TERASBATAM.ID — Konsulat Jenderal (Konjen) Singapura untuk Batam, Gavin Ang, memberikan apresiasi terhadap pesatnya...

More like this

Pemko Batam Sebut Sampah Jadi Penyebab Banjir di Batam

TERASBATAM.ID — Pemerintah Kota Batam mengakui bahwa banjir masih menggenangi sejumlah titik lama di...

Ramadhan Teduh, Tanpa “Sweeping” Rumah Makan

TERASBATAM.ID — Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang menegaskan dukungannya terhadap imbauan Kementerian...

KPPU Ungkap Dugaan Pelanggaran Distribusi AC AUX

TERASBATAM.ID — Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) mengungkap dugaan praktik persaingan usaha tidak sehat...